Menuju Harapan

19 Oktober 2008 at 12:47 am (Uncategorized)

Anda adalah perahu kokoh yang sanggup menahan beban, terbuat dari kayu terbaik, dengan layar yang gagah menentang angin. Kesejatian anda berlayar mengarungi samudra, menembus badai dan menemukan pantai harapan. Sehebat apapun perahu diciptakan, tak ada gunanya bila terlambat di dermaga. Dermaga adalah masa lalu anda. Tali penambat itu adalah ketakutan dan penysalan anda. Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang dianugerahkan pada anda. Jangan biarkan masa lalu menambat anda di sana. Lepaskan diri anda dari ketakutan dan penyesalan. Berlayarlah, bekerjalah dengan penuh suka-cita.

Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Di situlah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.

2 Komentar

  1. yossy said,

    “Jangan biarkan masa lalu menambat anda di sana. Lepaskan diri anda dari ketakutan dan penyesalan. Berlayarlah, bekerjalah dengan penuh suka-cita.”

    Some wise advice always pop in my head, “You can only get what you dream of when you have nothing to loose”..yah mungkin ga bisa diterima bulet-bulet, tapi mungkin bener juga..saat orang, merasa punya sesuatu/merasa memiliki, biasanya dia akan takut tuk kehilangan. Celakanya rasa takut itu sendiri terkadang cuma ilusi, ilusi yang dibuat-buat oleh orang tsb. And one thing for sure, if u want something and u want to get it, then try as hard as you can to get it, but you can’t do it with empty heart. You can only get it by passion and happy mind and heart..

    “Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.”

    Kebanyakan manusia lupa akan hakikatnya di dunia ini. Mencoba untuk berhasil pada setiap ‘small game’ yang dilaluinya, tetapi kebanyakan kalah pada ‘the big game’ yang sesungguhnya. Bila dipikir-pikir, apa gunanya menjadi top scorer satu musim, tapi tim anda terdegradasi ke divisi 2?
    Hidup bukanlah melulu tentang menang kawan. Hidup adalah tentang belajar dari hidup itu sendiri, sebagai bekal untuk berkarya, dan mencapai kebahagiaan yang sejati.

    sori bah, kalo nyampah, nice post! keep posting bah

  2. ratiarnes said,

    “Dermaga adalah masa lalu Anda”

    Cukup lama ia memetik disana, banyak bekal untuk perjalanan berikutnya.
    Kenangan pasti akan selalu ada
    Terima Kasih Dermaga,, kau menjadi tempat ia singgah dari lelah
    Dermaga bisa menjadi hanya tempat transit, bisa juga labuhan akhir
    Someone can think that that is the last pier, but we dont know whether it is truly the last pier or not…

    hope that finally we have the best last pier,,,,not only in the world..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: