Pelantikan HIMATIKA dan Swasta

12 Agustus 2008 at 5:08 am (Uncategorized)

Triangle :

HIMATIKA ITB

HIMPUNAN PALING TOP

PALING SOHOR DIDUNIA

HIMATIKA ITB

Itulah doktrin yang melekat pada anggota HIMATIKA ITB yang memiliki Jiwa-Jiwa HIMATIKA. Apakah semboyan itu hanyalah mimpi yang tak pernah terwujud atau hanya sekedar kata-kata penyemangat. yang pasti mau tidak mau itu adalah jargon yang ternanam sejak kita menjadi anggota HIAMTIKA ITB

Malam senin tanggal 10 Agustus 2008 adalah malam pelantikan anggota baru HIMATIKA ITB untuk angkatan 2007. sebelum pelantikan Swasta (Mahasiswa Tinglkat Atas) HIMATIKA ITB mengadakan acara. tadinya kupikir acara yang kami buat cukup berkesan dan sesuai dengan harapan anggota. Namun Swasta terlalu liar mereka bagaikan harimau yang sedang mencari mangsa. Selalu menunjukkan taring untuk bisa dipakai berburu mangsa. TOR dan Petunjuk teknis yang dibuat belum bisa terlaksana dengan baik, Alhasil proses pengkaderan hampir mirip dengan proses pengkaderan zaman 80 an. Mungkin bagi sebagian orang itu hal yang biasa tapi menurut saya kami telah menunjukkan bentuk bentuk kedzoliman. kenapa saya berani mengatakan demikian karena perserta diminta untuk sigap dengan kesigapan yang didefinisikan swasta dan melebihi standar kesigapan biasa. Kedua kesahalan peserta selalu dicari2 bahkan yang benar pun disalahkan.. yah Alah Ampunilah dosa-dosa Kami hamba maafkanlah kekhilafan kami sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf.

Aku mendapat tugas untuk memberi materi Menuju HIMATIKA Yang Ideal. terus terang saya bingung degan metode dan alur flow yang dibuat. mungkin materai yang saya sampaikan masih jauh dari harapan. Banyak Amanat dari pendahulu HIMATIKA yang belum sempat saya sampaikan. Meskipun demikian kami salut dengan Peserta dan Panitia yang telah berupaya untuk melakukan perubahan menuju arah yang lebih baik.

Jayalah Selalu

HIMATIKA KU yang Tercinta

6 Komentar

  1. Bambang said,

    bener bener ospek yg kaya gitu udah ga jamannya. saatnya ospek yg mendidik.

  2. kafey said,

    masih ada ya, penanaman kalimat arogan seperti itu..gw kira udah ditinggalin tuh yang gitu2an.. Tunjukin aja kalau emang unggul, karya nyata aja.. ga usah doktrin2an seperti itu hasilnya ya cuma semalam ketika teriakan2 itu, besoknya udah lupa, atau malam itu juga langsung lupa

  3. rbahtiar said,

    bener banget..
    ospek macam itu emang udah gak jamannya lagi..saat ini memang kontribusi lah yang ditunggu oleh rakyat.
    1 hal yang sulit di ubah tapi pasti bisa di ubah, yaitu budaya..kita dulu dikader dengan sedikit menularkan budaya yang demikian..
    semoga budaya ini segera pudar dan muncul inovasi baru sehingga HIMATIKA Semakin dinamis dan mampu berkontribusi buat bangsa ini..
    thx yah atas masukannya

  4. turnip said,

    halo kk
    saya salah satu peserta yang di latik tgl 10 agustus 2009, boleh saja kita salahkan metodi seperti ini, dan boleh kita benarkan. dan waktu menjalani konsolidasi waktu itu, saya berpikir bahwa metode ini kurang tepat. tp setalah tiba saatnya saya jadi panitia sekarang, saya tidak lagi berpikir metode ini kurang tepat. hanya terpikir apa solusinya?

  5. rbahtiar said,

    Solusinya itu tergantung outlput yang diinginkan.. saat ini yang dibutuhkan menurut saya adalah kreatifitas, solidaritas antar anggota, dan kritis.

    Metode diatas memang kurang tepat karena dengan demikian justru akan membuat gap yang lebar antara senior dan junior, sehingga hanya sedikit orang saja yang berbaur dengan seniornya. hal ini terjadi dari tahun ketahun.. terakhir angkatan 2004. saya tau maksud orang yang menggunakan metode ini baik tapi “Madu yang manis akan terasa pahit ketika menyampaikannya dengan cara yang tidak baik”.

    Mungkin solusinya adalah simulasi.. banyak simulasi-simulasi yang mendidik, menambah kesigapan, kritis, dll. kalo metode “tertindas ditindas” memang berkesan tapi hanya kebersamaan semu yang dibuat. .. nah sekarang tergantung kalian tujuan dari acara ini apa, apakah cuma parsial atau berkelanjutan..

  6. turnip said,

    bermimpi itu memang indah.. tp akan terasa lebih indah jika ” kita mengetahui bahwa selain bermimpi juga indah”……

    optimis memang harus,, positive thinking apa lagi……. tp nga ada gunanya tanpa realistis…….

    aku melihat keanehan di HIMATIKA…….
    pake jahim aja harus di suruh….
    menuntut banyak, tp nga ada kontribusi…
    gmn caranya buat simulasi?
    orang2 cuma tertarik dengan sistem feodalisme…
    tp.. ini memang jaman kami…
    dan bukan lagi tanggung jawab kalian… karena tanggung jawab kalian hal yang lebih besar dari sekedar himpunan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: