Intelektual Jihad

8 Agustus 2008 at 4:32 am (Uncategorized)

Ketika badan baru mulai berkativitas jam setngah 6 tepatnya tiba-tiba ada sms yang masu ke HP ku. setelah kulihat ternyata sebuah pesan masuk dari Prof. Dr. Maman A Djauhari (Dosen Pembimbing Tugas Akhir S1). bingung kok tiba2 beliau sms pagi2. setelah kubuka kalimat singkat dari beliau ” Bahtiar nanti sore bisa ke rumah saya pukul 4 sore?”. dengan segera kubalas dengan senang hati pak nanti saya dateng ke rumah bapak pukul 4.

di kampus kuliah matrikulasi menumpuk, pikiran melayang ada apa nanti pukul 4? belum lagi UTS Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Besok. akhirnya tiba juga pukul setengah 4 sore bergegas setelah solat Ashar menuju rumah pak Prof. sampe disana temben kok rumah pak maman rame.. ternyata ada acara, Beliau sengaja pulang dari Malaysia karena hari sabtu akan ada acara akad nikah putrinya. tak lama setelah masuk Bu Erna Mahasiswa s3 Bimbingan beliau datang..wow ternyata banyak informasi dari pak prof yang disampein..terkait kelanjutan tugas akhir..baru masuk kuliah s2 aku udah di suruh buat proposal riset, CV dan siapkan Transkrip akademik untuk di ajuin beasiswa ke University Putera Malaysia. selain itu juga pak maman kedatangan seorang wartawan yang ditanyai tentang MSMSEA (Muslim Statistical and Mathematical of South East Asian) beliau adalah Presidenya selama beberapa tahun terakhir.

hal yang membuat aku kagum waktu dia bercerita tetang perang Badar. Dahulu perang badar beliau mengatakan Rasulullah berkata pada umatnya perang badar yang begitu besar dan menewaskan ribuan orang itu hanya di bilang Jihad Asghor (jihad Kecil) lalu para sahabat bertanya lalu apa ya Rasulullah Jihad Akbar itu seperti apa. beliau menyampaikan bahwa Jihad Akbar adalah jihad melawan hawa nafsu. dan beliau juga berkata Jihad yang harus dilakulan saat ini adalah Intelektual Jihad. diskusi dan saran saran dari beliau super dahsyat. aku bagaikan disuntik dengan siraman rohani yang membakar semangat. subhanallah..ada yah dosen di Indonesia yang seperti itu…

3 Komentar

  1. Elsa Melfiana said,

    Walau cukup singkat, hanya 2 kata, namun judulnya sangat menantang untuk di baca …🙂

  2. bayu said,

    makna jihad sendiri memang masih luas. sebagai seorang intelektual, jihadnya adalah menggunakan ilmunya untuk kebaikan umat islam dan umat manusia.

  3. kafey said,

    keren lah pak Maman udah bisa menghasilkan teori yang mematahkan teori sebelumnya..tapi kok sosialisinya kurang ya, sedikit narsis ga papa kali, biar orang tau ilmuan Islam dari Indonesia juga bisa sebanding bahkan lebih dari barat yang sudah sangat arogan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: